Permasalahan lahan di perusahaan PT. BNS yang tidak bisa diselesaikan di tingkat desa nya yakni Desa Air Hitam Besar Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, akhirnya harus dimediasi ditingkat Satgas Kecamatan Kendawangan, dikarenakan masing-masing pihak yakni antara pihak Koperasi SSB (Sawit Sejahtera Bersama), pihak desa, perusahaan PT. BNS dan masyarakat yang melakukan kleim lahan tidak menemukan hasil kesepakatan dan belum terjalin komunikasi yang baik.
Mediasi yang dilakukan oleh Camat Kendawangan bersama Kapolsek Kendawangan terhadap masalah kleim lahan oleh saudara M. satar cs terhadap lahan seluas 2800 hektar yang dibebaskan sekitar tahun 2010 di lokasi PT. BNS dan sudah mendapatkan ganti rugi tanam tumbuh namun hanya mendapat satu kapling sawit plasma sehingga tidak wajar dengan jumlah luasan pembebasan lahan yang dilakukan, pada Kamis 07/12/2018.
Mediasi tersebut dihadiri oleh semua pihak yang berkepentingan yakni pihak perusahaan PT. BNS yang diwakili oleh CSR nya, pihak koperasi SSB yakni saudara Budi Ha, Kepala Desa Air Hitam Besar saudara Nahrowi dan Perwakilan kuasa hukum saudara M. Satar, yakni Dewa M Satria W, SH.
Jalannya mediasi tersebut, pihak kuasa hukum M. Satar Cs menghendaki adanya keadilan oleh pimpinan mediasi terkait adanya pembebasan lahan seluas 2800 hektar dimasa lalu oleh kelompok M.Satar cs, yang dilakukan per individu ke perusahaan PT. BNS dikarenakan memiliki lahan yang agak luas dibanding masyarakat yang lain, dengan pola pembagian 80 : 20.
Tanggapan Pihak Koperasi SSB dan kepala desa Air Hitam Besar, terhadap penambahan lahan sawit pelasma sejumlah 136 orang kepala keluarga terhadap ajuan dari pihak kelompok M. Satar Cs belum bisa menyetujui karena harus diadakan rapat anggota Koperasi terlebih dahulu, sehingga tidak ada konflik sosial dikemudian hari.
Pihak Perusahaan PT. BNS yang diwakili oleh CSR nya saudara suharso menerangkan bahwa pihak perusahaan akan merealisasikan untuk diajukan ke tingkat Distanakbun untuk diterbitkan SK bupati jika sudah disetujui oleh pihak desa dan koperasi terhadap ajuan penambahan CPCL atau calon petani sawit plasma dari kelompok M. Satar Cs.
Oleh karena mediasi tersebut belum bisa memberikan hasil kesepakatan atau kepuasan dari hasil komunikasi selama giat tersebut, akhirnya kuasa hukum kelompok M. Satar Cs meminta agar kegiatan tersebut dibuatkan Notulen percakapan selama mediasi tersebut, guna diselesaikan atau diajukan ketingkat Tim TP3K atau tingkat kabupaten, guna proses penyelesaian tingkat terakhir.
Kapolsek Kendawangan AKP Frits Orlando Siagian S.IK menghimbau:
"agar pihak koperasi dan pihak desa melakukan penjelasan kepada Anggota Koperasinya terkait kemungkinan adanya perihal penambahan CPCL dari kelompok M. Satar Cs sesuai dengan pembebasan lahan kepada pihak perusahaan dimasa lalu, jangan sampai salah persepsi dalam kata-kata penyampaian kepada anggota Koperasi karena jika sampai salah akhirnya akan menimbulkan kesalah pahaman, yang berujung pada konflik sosial dan pihak perusahaan juga kroscek kembali data-data pembebasan lahan oleh kelompok M. Satar Cs guna memberikan data yang akurat guna kebenaran yang bisa disampaikan pihak koperasi kepada anggotanya dalam riwayat penambahan CPCL tersebut, ucap Kapolsek Kendawangan"
Lahan sawit SSB memiliki luas lahan plasma sejumlah 1470 hektar, namun yang baru menghasilkan atau yang bisa dipanen kurang lebih seluas 600 hektar, selebihnya masih dalam tahap pertumbuhan dan perawatan. (sry85)
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
POLSEK KENDAWANGAN HADIRI GIAT SOSIALISASI PENYAKIT HIV AIDS DAN TUBERKULOSIS OLEH TIM KESEHATAN PELABUHAN KELAS II PONTIANAK.
Sosialisasi terhadap penyakit dimasyarakat yang digerakkan oleh beberapa instansi guna menambah pengetahuan masyarakat agar menjaga diri sendiri dan pihak keluarganya agar terhindar dari penyakit yang menular dan berbahaya itu, sangat penting dilakukan, karena manfaat nya sangat banyak.
Seperti kegiatan sosialisasi penyakit HIV AIDS dan tuberkulosis yang dilakukan oleh tim kesehatan pelabuhan kelas II Pontianak yang dipimpin oleh dokter Martyanti Sunindio MHSM di Ruang pertemuan Kantor pelabuhan Syahbandar Kendawangan desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, pada rabu 05/12/2018.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala Syahbandar Kendawangan, Kanit Binmas Polsek Kendawangan, Anggota Airud Kendawangan, Anggota Pos AL Kendawangan, pihak Puskesmas Kendawangan dan tim kesehatan pelabuhan kelas II Pontianak, jalannya kegiatan tersebut dimulai dengan pembukaan acara oleh ketua panitia, menyanyikan lagu wajib indonesia raya, kata sambutan dari kepala Kesehatan pelabuhan Kelas II Pontianak, kata sambutan kepala pelabuhan Kelas III Kendawangan, Pembacaan doa, acara inti yakni sosialisasi tentang penyakit HIV AIDS dan Tuberkulosis yang kemudian acara terakhir berupa pelaksanaan tes HIV dan tuberkulosis oleh para peserta rapat.
Wilayah kecamatan kendawangan berdasarkan penjelasan dari pihak puskesmas kendawangan, yang mengidap penyakit HIV sudah ada sekitar enam orang dan itu semua para perempuan yang bekerja di tempat hiburan malam atau karaoke di seputaran Kecamatan Kendawangan.
"HIV AIDS seperti penomena gunung es, dipermukaan tampak sedikit padahal jumlahnya banyak wanita rentan tertular penyakit HIV AIDS terutama yang bekerja sebagai PSK, yang mana biasanya para pengunjung tempat hiburan tersebut, biasanya para crew kapal, para buruh dan masyarakat setempat, virus Hiv Aids menyerang sel darah putih pada manusia sehingga manusia setelah sel darah putih lumpuh, maka kekebalan tubuh akan lumpuh yang akhirnya mudah terserang penyakit, cara cegah virus Hiv Aids menular kediri kita yakni tidak melakukan hub seks sembarangan, tidak menggunakan jarum suntik berulang-ulang, berhati-hati menggunakan jarum transfusi darah, kemudian Hiv Aids tidak menular melalui bertukar pakaian, bersalaman, gigitan nyamuk, tinggal serumah dengan orang terinfeksi Hiv Aids ataupun berbagi makanan, kemudian terkait penyakit TBC, menular lewat batuk kemudian bersin melalui udara akan tertular kemanusia yang lain, TBC disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberkulosis, penyakit TBC dapat disembuhkan, munculnya penyakit tersebut akibat stres berat akhirnya bisa memicu penyakit virus TBC bertumbuh dengan cepat, kuman TBC suka terhadap hawa dingin, namun jika terkena hawa panas kumannya bisa lemah, TBC menyerang paru-paru pada manusia, adapun gejala TBC seperti batuk berdahak, batuk campur darah, sesak nafas nyeri dada, badan lemas, nafsu makan berkurang dan berat badan turun, ucap dokter Martyanti Sunindio MHSM"
Kegiatan tersebut diharapkan bagi para instansi yang hadir dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat yang lain, sehingga masyarakat sadar akan bahaya melakukan hubungan seks bebas ditempat hiburan malam, kemudian mengerti tentang bagaimana cara menjaga kesehatan yang baik dan benar.
Pemeriksaan bagi para ibu-ibu rumah tangga juga penting dilakukan, dikhawatirkan suaminya ada melakukan hubungan seks bersama para PSK di tempat hiburan malam, dimana jika seorang ibu rumah tangga tertular virus Hiv Aids maka akan menular ke Bayi nya jika sedang mengandung, sehingga melalui sosialisasi dari beberapa instansi lainnya yang dilanjutkan kembali di masyarakat, maka akan banyak masyarakat yang sadar akan dua penyakit yang berbahaya tersebut. (kdwnews)
Selasa, 04 Desember 2018
INI YANG DIBAHAS DALAM RAPAT DI AULA PRAJA SAT POL PP KETAPANG YANG DIHADIRI KAPOLSEK KENDAWANGAN
Kehadiran pedagang kaki lima di pinggir jalan memang mengganggu pengguna jalan dan membahayakan bagi pedagang itu sendiri terutama ketika terjadi kecelakaan yang akhirnya membahayakan para pedagang itu sendiri karena kendaraan yang mengalami kecelakaan mengenai para pedagang itu sendiri.
Rapat yang dihadiri Kapolsek Kendawangan bersama Kasat Pol PP Ketapang, Camat Kendawangan, Danramil Kendawangan, Kapolsek Matan Hilir Selatan, Kepala dinas perhubungan, Kepala dinas PU, Perwakilan PT.WHW, Kepala dusun Sui tengar Desa Mekar Utama Kendawangan dan Staff Pol PP tersebut membahas tentang bersama sama mencari jalan keluar atau langkah langkah yang akan dilakukan dalam rencana penertiban pedagang kaki lima di area PT.WHW dan pembahasan mengenai solusi berupa relokasi yang akan diberikan kepada pedagang kaki lima dan memprediksi potensi konflik Sosial pada saat dilakukan penertiban serta dampak setelah dilakukannya penertiban tersebut, pada selasa 04 desember 2018.
Dari hasil Rapat tersebut, kecamatan kendawangan akan mengundang seluruh pedagang kaki Lima ke kantor camat kendawangan untuk pemberitahuan awal terhadap rencana penertiban dan relokasi pedagang kaki lima atau PKL, selanjutnya hasil dari kegiatan di kecamatan tersebut akan dilaporkan kembali ke Pemda kabupaten ketapang untuk dijadikan bahan pertimbangan menentukan langkah selanjutnya.
Penertiban PKL memang terkadang akan menimbulkan konflik sosial di masyarakat, yang mana kebanyakan dari mereka banyak tidak siap untuk bongkar tempatnya, yang mana dalam hal ini, harus ada kemitraan yang baik antara pihak Polsek Kendawangan dengan Sat Pol PP kecamatan maupun dengan instansi lainnya. (kdw85)
Rapat yang dihadiri Kapolsek Kendawangan bersama Kasat Pol PP Ketapang, Camat Kendawangan, Danramil Kendawangan, Kapolsek Matan Hilir Selatan, Kepala dinas perhubungan, Kepala dinas PU, Perwakilan PT.WHW, Kepala dusun Sui tengar Desa Mekar Utama Kendawangan dan Staff Pol PP tersebut membahas tentang bersama sama mencari jalan keluar atau langkah langkah yang akan dilakukan dalam rencana penertiban pedagang kaki lima di area PT.WHW dan pembahasan mengenai solusi berupa relokasi yang akan diberikan kepada pedagang kaki lima dan memprediksi potensi konflik Sosial pada saat dilakukan penertiban serta dampak setelah dilakukannya penertiban tersebut, pada selasa 04 desember 2018.
Dari hasil Rapat tersebut, kecamatan kendawangan akan mengundang seluruh pedagang kaki Lima ke kantor camat kendawangan untuk pemberitahuan awal terhadap rencana penertiban dan relokasi pedagang kaki lima atau PKL, selanjutnya hasil dari kegiatan di kecamatan tersebut akan dilaporkan kembali ke Pemda kabupaten ketapang untuk dijadikan bahan pertimbangan menentukan langkah selanjutnya.
Penertiban PKL memang terkadang akan menimbulkan konflik sosial di masyarakat, yang mana kebanyakan dari mereka banyak tidak siap untuk bongkar tempatnya, yang mana dalam hal ini, harus ada kemitraan yang baik antara pihak Polsek Kendawangan dengan Sat Pol PP kecamatan maupun dengan instansi lainnya. (kdw85)
Minggu, 02 Desember 2018
KOMUNIKASI BHABINKAMTIBMAS POLSEK KENDAWANGAN DENGAN TOKOH MASYARAKAT DESA PANGKALAN BATU
Kegiatan personil Polsek kendawangan yang ada di desa-desa dalam menyampaikan berbagai himbauan atau informasi kepada masyarakat rutin dilakukan setiap harinya, guna menambah wawasan masyarakat akan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, adapun berbagai himbauan atau informasi yang disampaikan, tidak sama dalam setiap harinya tergantung perkembangan situasi yang diketahui pihak Polsek Kendawangan.
Dalam tatap muka nya dengan tokoh masyarakat, ada beberapa hal penting yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas desa Pangkalan Batu terkait himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat, pada Senin 03/12/2018.
" menjelang Pemilu serentak yang akan berlangsung di tahun 2019 saya harapkan Bapak selaku tokoh masyarakat bisa bekerjasama dengan saya dalam membina masyarakat kita guna menyadarkan betapa bahayanya berita hoax atau berita bohong yang beredar di media sosial terkait berita tentang pasangan Calon Legislatif ataupun presiden dan wakil presiden yang mana biasanya akan dimunculkan berita-berita yang menjelek-jelekkan suatu calon yang akhirnya menimbulkan berbagai pendapat negatif di masyarakat sehingga terjadilah perpecahan diruang lingkup kehidupan masyarakat dan itu sangat-sangat tidak kita harapkan karena hadirnya Pemilu serentak 2019 adalah untuk mewujudkan adanya aspirasi dari masyarakat yang langsung bisa memilih calon yang diinginkan dengan kata lain adalah untuk menghargai hak-hak asasi manusia kemudian terkait menjelang pelaksanaan natal di tahun ini saya harapkan peran serta masyarakat agar saling peduli dan menjaga situasi kamtibmas diwilayah kita tetap aman dan kondusif, ucap Brigadir Yasirullah Gasam"
Masyarakat Desa Pangkalan Batu mayoritas suku dayak dan sebagian suku melayu dan jawa, norma-norma kesopanan ataupun kerukunan hidup antar umat beragama masih terjaga dengan baik, masyarakatnya sebagian besar bekerja di perusahaan sawit PT HKI, yang mana kehadiran perusahaan tersebut cukup menambah kemakmuran bagi masyarakat setempat, kehadiran Bhabinkamtibmas di desa tersebut juga cukup membantu masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan selain itu juga masyarakat bisa mengetahui beberapa hal tentang pelayanan Kepolisian dari seorang Bhabinkamtibmas tersebut melalui komunikasi yang dilakukan sehari-hari nya. (sry85)
DUKUNGAN TOKOH MASYARAKAT SUKSESKAN PEMILU SERENTAK 2019 DI DESA AIR HITAM BESAR BERSAMA POLSEK KENDAWANGAN
Polsek Kendawangan dalam upayanya menciptakan Pemilu serentak yang aman damai dan kondusif di tahun 2019 melalui berbagai himbauan kepada masyarakat sering dilakukan dalam pelaksanaan tugas sehari-harinya.
Seperti kegiatan himbauan atau dalam bentuk deklarasi berfoto dengan sebuah sepanduk yang berisikan pilkada damai 2019 yang berisikan materi anti hoax atau berita bohong, No Black Campaign atau kampanye hitam dan No Negatif Campaign yakni kampanye negatif yang terlarun membuat masyarakat saling bertentangan satu dengan yang lain, sehingga dengan adanya foto bersama tersebut mewujudkan bahwa masyarakat sangat mendukung untuk mensukseskan pemilu serentak 2019, yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek kendawangan kepada tokoh masyarakat Desa Air Hitam Hulu Kecamatan kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, pada Senin 03/12/2018.
Berlangsungnya pesta demokrasi maka beberapa kerawanan konflik sosial akan muncul dimasyarakat, sehingga membuat situasi keamanan tidak kondusif, konflik sosial yang muncul akibat dari berbagai perbedaan pendapat dimasyarakat dalam menyampaikan opini atau pendapat nya, namun dibeberapa wilayah berlangsungnya pesta demokrasi tidak merubah kerukunan hidup antar umat beragama atau kehidupan antar suku, dikarenakan toleransi dalam menghargai hak asasi manusia yang berbeda-beda tersebut terpelihara dengan baik.
Peranan tokoh masyarakat, pengaruhnya juga besar bagi perkembangan dunia politik dimasyarakat, dengan jati diri mereka adalah yang dituakan dan dihormati oleh kelompoknya sehingga akan sangat mudah bagi dirinya untuk mengajak atau membina golongannya kearah yang lebih baik, tentunya hal itu juga diiringi dengan adanya kerja sama dengan instansi kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam menciptakan atau mensukseskan pilkada damai 2019.
"saya berharap dengan adanya kerjasama ini, dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat terkait bagaimana berfikir positif dalam menghadapi Pemilu serentak di tahun 2019, sehingga supaya terjaganya kerukunan antar umat beragama atau pun suku, masih berjalan dengan baik, ucap Brigadir Heriyandi"
Dengan berbagai himbauan pilkada damai 2019, masyarakat menjadi sadar akan beberapa faktor yang membahayakan dan yang harus diwaspadai dalam pilkada 2019 terutama berita hoax atau berita bohong yang bisa memecah belah persatuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Situasi politik relatif aman dan kondusif diwilayah desa tersebut, masyarakat sebagian besar suku melayu, dan sebagian suku jawa, madura dan dayak, nilai-nilai kebhinekaan masih terjaga dengan baik, begitu juga dengan kerukunan hidup antar umat beragama. (lenskdw)
Seperti kegiatan himbauan atau dalam bentuk deklarasi berfoto dengan sebuah sepanduk yang berisikan pilkada damai 2019 yang berisikan materi anti hoax atau berita bohong, No Black Campaign atau kampanye hitam dan No Negatif Campaign yakni kampanye negatif yang terlarun membuat masyarakat saling bertentangan satu dengan yang lain, sehingga dengan adanya foto bersama tersebut mewujudkan bahwa masyarakat sangat mendukung untuk mensukseskan pemilu serentak 2019, yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek kendawangan kepada tokoh masyarakat Desa Air Hitam Hulu Kecamatan kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, pada Senin 03/12/2018.
Berlangsungnya pesta demokrasi maka beberapa kerawanan konflik sosial akan muncul dimasyarakat, sehingga membuat situasi keamanan tidak kondusif, konflik sosial yang muncul akibat dari berbagai perbedaan pendapat dimasyarakat dalam menyampaikan opini atau pendapat nya, namun dibeberapa wilayah berlangsungnya pesta demokrasi tidak merubah kerukunan hidup antar umat beragama atau kehidupan antar suku, dikarenakan toleransi dalam menghargai hak asasi manusia yang berbeda-beda tersebut terpelihara dengan baik.
Peranan tokoh masyarakat, pengaruhnya juga besar bagi perkembangan dunia politik dimasyarakat, dengan jati diri mereka adalah yang dituakan dan dihormati oleh kelompoknya sehingga akan sangat mudah bagi dirinya untuk mengajak atau membina golongannya kearah yang lebih baik, tentunya hal itu juga diiringi dengan adanya kerja sama dengan instansi kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam menciptakan atau mensukseskan pilkada damai 2019.
"saya berharap dengan adanya kerjasama ini, dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat terkait bagaimana berfikir positif dalam menghadapi Pemilu serentak di tahun 2019, sehingga supaya terjaganya kerukunan antar umat beragama atau pun suku, masih berjalan dengan baik, ucap Brigadir Heriyandi"
Dengan berbagai himbauan pilkada damai 2019, masyarakat menjadi sadar akan beberapa faktor yang membahayakan dan yang harus diwaspadai dalam pilkada 2019 terutama berita hoax atau berita bohong yang bisa memecah belah persatuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Situasi politik relatif aman dan kondusif diwilayah desa tersebut, masyarakat sebagian besar suku melayu, dan sebagian suku jawa, madura dan dayak, nilai-nilai kebhinekaan masih terjaga dengan baik, begitu juga dengan kerukunan hidup antar umat beragama. (lenskdw)
Sabtu, 01 Desember 2018
HIMBAUAN ANTI RADIKALISME DAN ANTI NARKOBA OLEH POLSEK KENDAWANGAN DALAM MEMBENTUK GENERASI MUDA YANG BERPRESTASI
Dalam menjaga stabilitas keamanan di masyarakat, Polsek Kendawangan Jalin silaturrahmi dengan para tokoh pemuda Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, pada sabtu 01/12/2018.
Pada pertemuan tersebut Kanit Binmas Polsek Kendawangan berikan berbagai himbuan, guna menjaga stabilitas keamanan masyarakat yakni tetang bahaya paham Radikalisme di masyarakat, bahaya Narkoba dan Miras, dimana dari ketiga unsur tersebut merupakan sumber kejahatan, untuk paham radikalisme hingga saat ini belum ditemukan di sekitar wilayah Desa tersebut, kemudian terhadap miras dan juga dengan narkoba masih ditemui, dikarenakan adanya oknum bandar narkoba yang sudah masuk LP yang ditahun ini sudah keluar dan sekarang jadi bandar lagi, namun polsek Kendawangan telah memasang jaringan informasi guna penegakan hukum terhadap dua hal tersebut.
Adanya himbauan dan penyuluhan terkait anti radikalisme oleh Polsek Kendawangan, membuat masyarakat setempat sangat menolak keras akan paham radikalisme dan siap membantu Polsek Kendawangan dalam memberantas peredaran narkoba atau miras.
Situasi politik dimasa lalu di desa tersebut belum pernah menimbulkan kerawanan politik yang berpotensi pada konflik sosial, karena adanya pembinaan secara bersama-sama oleh beberapa instansi kepada para masyarakat dalam mensukseskan pemilukada. (lenskdw)
PENGAMANAN GIAT SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT OLEH POLSEK KENDAWANGAN
Giat sosial budaya bisa kite temui dalam kehidupan sehari-hari, apakah itu dalam menyambut hari besar kenegaraan atau hari besar keagamaan atau pada acara khusus yang diadakan oleh masyarakat atau suatu organisasi, yang mana tentunya setiap kegiatan perlunya aparat kepolisian guna berpartisipasi dalam pengamanan dan sebagainya.
Seperti pengamanan yang dilakukan pihak Polsek Kendawangan pada acara gerak jalan yang dilakukan oleh anak-anak pengajian yang terdiri dari beberapa madrasah atau tempat pengajian di seputar wilayah Kecamatan Kendawangan, pada minggu 01 desember 2018.
Antusiasme masyarakat cukup baik untuk menyaksikan para anak-anak pengajian yang berjalan kaki sambil bersholawat kepada rasulullah sallallah alaihiwasallam, jumlah para peserta mencapai 150 orang, adapun gerak jalan kaki tersebut dilakukan dalam rangka menyambut giat musabaqoh antara madrasah yang memperlombakan pengajian atau pembacaan ayat-ayat Alquran yang diadakan Madrasah Nurul Jannah di Desa Kendawangan Kiri Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat.
Pengamanan yang dilakukan oleh pihak Polsek Kendawangan cukup maksimal, sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar, adanya organisasi Banser juga yang ikut membantu mengamankan jalannya kegiatan tersebut, yang mana kemitraan pihak Polsek Kendawangan dengan organisasi tersebut hingga kini masih terjalin dengan baik. (sry85)
Seperti pengamanan yang dilakukan pihak Polsek Kendawangan pada acara gerak jalan yang dilakukan oleh anak-anak pengajian yang terdiri dari beberapa madrasah atau tempat pengajian di seputar wilayah Kecamatan Kendawangan, pada minggu 01 desember 2018.
Antusiasme masyarakat cukup baik untuk menyaksikan para anak-anak pengajian yang berjalan kaki sambil bersholawat kepada rasulullah sallallah alaihiwasallam, jumlah para peserta mencapai 150 orang, adapun gerak jalan kaki tersebut dilakukan dalam rangka menyambut giat musabaqoh antara madrasah yang memperlombakan pengajian atau pembacaan ayat-ayat Alquran yang diadakan Madrasah Nurul Jannah di Desa Kendawangan Kiri Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat.
Pengamanan yang dilakukan oleh pihak Polsek Kendawangan cukup maksimal, sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar, adanya organisasi Banser juga yang ikut membantu mengamankan jalannya kegiatan tersebut, yang mana kemitraan pihak Polsek Kendawangan dengan organisasi tersebut hingga kini masih terjalin dengan baik. (sry85)
Langganan:
Postingan (Atom)









